





Katarak, sebuah kondisi medis yang menyerang lensa mata, adalah penyebab kebutaan yang paling umum di dunia. Namun, kebutaan yang disebabkan oleh katarak dapat dicegah dan diobati. RSUD K.H. Daud Arif, sebagai salah satu institusi kesehatan terdepan di Tanjung Jabung Barat, turut serta mendukung program pemerintah melawan buta katarak melalui serangkaian kegiatan bakti sosial operasi katarak.
Katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh, menyebabkan pandangan menjadi buram atau berawan. Seiring waktu, kondisi ini dapat memburuk dan menyebabkan kebutaan total jika tidak ditangani. Meskipun katarak biasanya disebabkan oleh penuaan, faktor-faktor lain seperti paparan sinar UV yang berlebihan, diabetes, cedera mata, atau riwayat keluarga juga dapat meningkatkan risiko terkena katarak.
Dampak katarak tidak hanya memengaruhi penglihatan, tetapi juga secara signifikan mengurangi kualitas hidup penderitanya. Penderita katarak sering kali kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari seperti membaca, mengemudi, atau mengenali wajah orang. Hal ini dapat menyebabkan ketergantungan pada orang lain dan hilangnya kemandirian.
Pada kesempatan istimewa 26 Juli 2025, RSUD K.H. Daud Arif dipercaya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan bakti sosial operasi katarak. Kegiatan ini memiliki makna ganda karena diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-60 sekaligus Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, secara resmi membuka kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis ini.
Pelaksanaan bakti sosial ini tidak hanya melibatkan tim medis dari RSUD K.H. Daud Arif, tetapi juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, organisasi sosial, dan sukarelawan. Kolaborasi ini memastikan bahwa bakti sosial dapat berjalan lancar dan menjangkau lebih banyak penderita katarak.
Dengan adanya bakti sosial operasi katarak, RSUD K.H. Daud Arif tidak hanya mengobati penyakit fisik, tetapi juga mengembalikan harapan, kemandirian, dan kualitas hidup bagi masyarakat, sejalan dengan semangat perayaan HUT Kabupaten dan HUT Kemerdekaan RI.
